Pantai Pandawa: Hidden Gem Bali di Balik Tebing

Bali tak hanya punya Pantai Sanur atau Pantai Kuta, tapi ada banyak pantai indah yang bisa kamu kunjungi, seperti Pantai Pandawa. Sebelumnya, Pantai Pandawa bisa dibilang sebagai hidden gem Bali karena lokasinya yang ada di balik perbukitan. Kemudian dibuka secara resmi tahun 2017 dan saat ini jadi salah satu pantai yang sangat populer di bali. Jadi, sayang untuk dilewatkan saat rekreasi ke Bali.  Penasaran dengan keindahan Pantai Pandawa? Yuk cek informasi berikut!

Sekilas tentang Pantai Pandawa

Jalur Pantai Pandawa Bali
Jalur Pantai Pandawa, Bali (Sumber: instagram.com/josephsayogo)
Nama PantaiPantai Pandawa
LokasiJl. Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Bali (Cek di Google Maps).
Jam bukaSetiap hari, 08.00—18.00 WITA.
Harga tiket masuk (HTM)Wisatawan domestik:
Rp4.000 (anak-anak),
Rp8.000 (dewasa).
Wisatawan mancanegara:
Rp10.000 (anak-anak),
Rp15.000 (dewasa).
Daya tarik pantaiPerahu kano. Sunset dan sunrise.Tebing kapur. Patung Pandawa.Pasir putih dan air laut jernih. Ombak yang cocok untuk surving. Paragliding.
Rating pantai4.6/5.0 – 7.438 ulasan Google.

Pantai Pandawa merupakan pantai di Kuta Selatan dengan ciri khas tebing kapur yang menjulang tinggi dan adanya Patung Pandawa. Pantai Pandawa memiliki pasir putih, air jernih dan ombak yang cocok untuk surfing. Tidak hanya itu, di sekitar pantai, kamu bisa mendapati beberapa hal menarik berikut ini:

  • Tebing kapur.
  • Pemandangan matahari terbit dan tenggelam yang indah.
  • Tempat yang cocok untuk paragliding dan bermain kano.

Pantai yang dekat dengan Pantai Green Bowl dan Pantai Timbis ini memiliki suasana yang sejuk. Kamu bisa piknik dengan nyaman di sini bahkan bisa berjemur sambil menikmati keindahan pantai.

Bagaimana dengan ombaknya? Ombak di Pantai Pandawa cocok untuk berselancar. Walaupun begitu, kamu tetap bisa menikmati aktivitas air seperti bermain kano dan berenang. Tenang saja, ada penyewaan jaket pelampung yang bisa kamu gunakan saat ingin bermain air. Dari berbagai kelebihan tersebut, nggak heran jika Pantai Pandawa menjelma menjadi salah satu pantai terindah di Bali yang populer di kalangan wisatawan.

Dengan kondisi pantai yang cukup kondusif tersebut, Pantai Pandawa bisa dikunjungi sendiri, bersama teman dan rombongan, pasangan dan keluarga. Oh ya, di sekitar Pantai Pandawa sudah banyak tempat penginapan yang bisa kamu sewa. Jadi, kamu bisa menghabiskan banyak waktu di untuk menikmati keindahan di Pantai Pandawa.

Bagaimana dengan aksesnya? Akses ke Pantai Pandawa sudah cukup baik dan sudah ada jalan tol yang bisa kamu pilih. Walaupun begitu, kamu butuh waktu sekitar 50—200 menit untuk sampai ke Pantai Pandawa dari pusat kota, seperti Denpasar.

Jadi, tertarik untuk liburan ke Pantai Pandawa?

Rute ke Pantai Pandawa

Mau ke Pantai Pandawa? Ada beberapa rute untuk sampai ke Pantai Pandawa dari kota besar di Bali seperti dari Denpasar.

Berikut rute ke Pantai Pandawa dari kota terdekat:

Kamu bisa memilih salah satu rute di atas sesuai lokasi terdekat dari tempat kamu.

Daya Tarik Pantai Pandawa

Sejak tahun 2017, pengunjung Pantai Pandawa semakin meningkat. Hal tersebut tak lepas dari daya tarik seperti berikut ini.

1. Keindahan pantainya

Pantai Pandawa memiliki air yang jernih dan pasir putih. Kombinasi duo combo ditambah dengan ombak yang bersahabat terutama untuk berselancar membuat pengunjung betah. Apalagi, Pantai Pandawa memiliki pantai yang cukup panjang, yaitu sekitar 3 km.

Dengan kondisi landscape tersebut, kamu bisa melakukan banyak aktivitas, seperti:

  • Bermain air dan kano.
  • Bersantai dan piknik.
  • Berjemur.
  • Berselancar.
  • Bermain pasir.
  • Berfoto.
  • Berjalan menyusuri bibir pantai.
  • Bermain layang-layang.

Pilihan rangkaian aktivitas tersebut tidak akan membuat kamu bosan.

2. Wisata Religi

Ingin menikmati wisata religi? Pantai Pandawa bisa jadi pilihan tepat. Ini karena Pantai Pandawa menjadi tempat untuk menjalankan Upacara Melasti. Upacara keagamaan umat Hindu tersebut menarik perhatian wisatawan lokal dan luar negeri.

Tidak hanya itu, di Pantai Pandawa memiliki kawasan suci. Di kawasan ini, kamu harus mematuhi peraturan dan adat istiadat masyarakat setempat jika tidak ingin mendapatkan hukuman adat.

Ada 6 titik kawasan suci di Pantai Pandawa yang perlu kamu perhatikan, yaitu:

  • Batu cupid yang dekat dengan Pura Gunung Payung.
  • Tempat Upacara Melasti.
  • Pura Dalem Segara.
  • Sumur atau sukan.
  • Sawan Mela yang ada di ujung timur.
  • Sawan Sambing yang ada di ujung barat.

Jadi, pastikan kamu selalu mengecek ada atau tidaknya papan peringatan. Bila kamu ragu, tanyakan langsung ke penduduk setempat ya.

3. Tempat Olahraga Air dan Udara

Pantai Pandawa memiliki suasana dan lingkungan yang kondusif. Di sini, kamu bisa melakukan beberapa olahraga seperti surfing, kano hingga paragliding.

Apakah ada fasilitasnya? Untuk kano dan paragliding, kamu bisa menyewa perlengkapan di area Pantai Pandawa. Sedangkan untuk surfing, kami kurang mendapatkan informasi apakah ada penyewaan di kawasan Pantai Pandawa. Walaupun begitu, di sekitar atau dekat pantai, ada tempat penyewaan papan selancar yang bisa kamu pilih.

For your information, kalau kamu ingin surfing dan kamu adalah pemula, sebaiknya datang saat bulan Maret—November. Sedangkan jika kamu sudah ahli atau mencari ombak besar, kamu bisa datang pada bulan Oktober dan April.

Bagaimana dengan paragliding? Untuk menikmati olahraga ini, kamu perlu naik ke Bukit Timbis dan menyewa perlengkapannya di sana. Tenang saja, ada pemandu profesional yang akan mendampingi kamu untuk terbang. Jadi, kamu bisa menikmati keindahan Pantai Pandawa dengan lebih leluasa.

Sedangkan untuk kano, ada 2 pilihan perahu, yaitu kano untuk 1 orang dan 2 orang. Kamu bisa memilih perahu yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Kalau kurang seru, ada banana boat yang bisa jadi opsi untuk menikmati aktivitas air di Pantai Pandawa.

4. Adanya budi daya rumput laut

Suka mengonsumsi rumput laut? Kamu bisa cek bagaimana sih cara budi daya rumput laut yang tepat.

Perlu kamu tahu, masyarakat di kawasan Pantai Pandawa sudah melakukan budi daya rumput laut sejak tahun 1980-an. Alhasil, kamu akan dengan mudah menemukan petani rumput laut di Pantai Pandawa.

Kalau kamu beruntung, kamu bisa melihat petani memanen ataupun menanam dan mengolah rumput laut. Untuk oleh-oleh, kamu bisa membeli rumput laut yang sudah dikelola oleh masyarakat setempat.

5. Sunset dan Sunrise

Suka melihat matahari terbit atau tenggelam? Pantai Pandawa bisa jadi pilihan yang tepat untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan tenggelam.

Sembari menunggu sunset, kamu bisa berjemur dan menikmati suasana serta pemandangan Pantai Pandawa yang indah. Pasir putih yang halus dan deru ombak yang tenang akan membuat kamu lebih menikmati momensaat refreshing di Pantai Pandawa. Ada fasilitas sun deck dan payung yang bisa kamu sewa agar waktu bersantai kamu semakin nikmat.

Kalau kamu takut setelah refreshing badan menjadi kaku, tenang, kamu bisa menyewa jasa pijat refleksi di sini. Jadi, sembari berjemur atau sekedar santai menikmati sunset dan sunrise, kamu akan dipijat agar lelah kamu hilang.

Fasilitas wisata di Pantai Pandawa

Untuk meningkatkan kenyamanan kamu saat sedang berlibur di Pantai Pandawa, pengelola sudah menyiapkan fasilitas yang bisa kamu nikmati. Mulai dari toilet hingga penyewaan perahu kano. Untuk tahu lebih lengkapnya, cek daftar fasilitas berikut ini.

Fasilitas umum wisata:

  • Toilet
  • Musala
  • Area parkir luas
  • Warung makan
  • Tempat sampah.
  • Kios oleh-oleh.
  • Kamar mandi.
  • Pusat pelayanan informasi.

Fasilitas hiburan:

  • Penyewaan paragliding.
  • Penyewaan kano.
  • Kursi pantai.
  • Penyewaan perlengkapan snorkeling.
  • Sun deck dan payung

Fasilitas khusus:

  • Tempat sewa jaket keselamatan.
  • Tempat penyewaan loker.
  • Penyediaan jasa pijat.
  • Mobil ambulance.

Oh ya, ada pelayanan untuk ngecharge HP di Pantai Pandawa secara gratis. Tentu ada tidaknya biaya tambahan bisa saja berubah sewaktu-waktu. Karena hal tersebut, pastikan kamu bertanya ke pengelola untuk lebih pastinya ya.

Bisakah camping? Bisa. Akan tetapi, sebelum kamu melakukan camping, kamu perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak pengelola ya.

Spot foto cantik di Pantai Pandawa

Ingin punya foto yang bagus? Ada beberapa referensi spot foto yang bisa membantu kamu.

perahu pantai pandawa
Sunset di Pantai Pandawa, Bali (Sumber: instagram.com/bang_oyes)
Pasir Pantai Pandawa, Bali
Pasir Pantai Pandawa, Bali (Sumber: instagram.com/itik.30)
Laut Pantai Pandawa, Bali
Laut Pantai Pandawa, Bali (Sumber: instagram.com/liem_dedy)

Prakiraan biaya pengeluaran saat berwisata

Sebelum kamu berlibur ke Pantai Pandawa, kamu perlu mengecek biaya seperti tiket masuk hingga penyewaan fasilitas. Dengan begitu, kamu bisa lebih menyiapkan dana yang cukup dan liburan dengan nyaman.

Berikut prakiraan biaya yang akan kamu keluarkan saat bertamasya di Pantai Pandawa:

Harga tiket masukWisatawan domestik: Rp4.000 (anak-anak), Rp8.000 (dewasa).Wisatawan mancanegara: Rp10.000 (anak-anak), Rp15.000 (dewasa).
Biaya parkirMotor: Rp2.000.Mobil: Rp5.000. Bus: Rp10.000.
Biaya makanMulai dari Rp15.000.
Biaya minumMulai dari Rp5.000.
Biaya foto di pre-weddingRp500.000.
Biaya sewa sun deck dan payungRp50.000 per 3 jam.
Biaya sewa pijat tradisionalRp40.000—Rp150.000.
Biaya nonton pertunjukan tarian kecakRp150.000 (setiap hari, 18.00—19.00 WITA)
Biaya sewa hunian/penginapanMulai dari Rp500.000 per malam.
Biaya sewa perlengkapan snorkelingRp70.000—Rp125.000 per jam.
Biaya sewa life jacketRp20.000/jam.
Biaya sewa kanoRp25.000/jam untuk kano kapasitas 1 orang, Rp50.000 per jam untuk kapasitas 2 orang.
Biaya sewa alat paralayangMulai dari Rp400.000.
Biaya ke toiletRp2.000.

Dari data prakiraan biaya di atas, rata-rata wisatawan di Pantai Pandawa menghabiskan uang sekitar Rp100.000 per orang. Biaya tersebut merupakan biaya minimal yang mungkin kamu habiskan saat liburan di Pantai Pandawa dan mencakup biaya:

  • Tiket masuk.
  • Parkir.
  • Makan dan minum.
  • Menyewa life jacket dan kano.
  • Toilet.

Jadi, bisa saja biaya yang kamu habiskan berbeda karena sesuai dengan aktivitas yang kamu lakukan di Pantai Pandawa.

5 kelebihan Pantai Pandawa

Masih ragu untuk berlibur ke Pantai Pandawa? Kalau iya, kamu perlu tahu 5 keunggulan yang dimiliki oleh Pantai Pandawa. Berikut keunggulannya:

1. Adanya protokol kesehatan

Pengelola Pantai Pandawa masih menerapkan protokol kesehatan yang perlu kamu patuhi selama berlibur di sini. Kamu perlu melakukan QR scanning, mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.

Dengan adanya penerapan protokol kesehatan ini, kamu bisa lebih berlibur dengan rasa aman. Apalagi, Pantai Pandawa tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan domestik, tapi juga luar negeri.

2. Adanya fasilitas penginapan

Di kawasan Pantai Pandawa, terdapat fasilitas penginapan yang bisa kamu sewa dengan harga mulai dari Rp500.000 per malam. Adanya fasilitas ini memungkinkan kamu bisa tinggal lebih lama dan menikmati keindahan Pantai Pandawa.

Masing-masing penginapan menawarkan fasilitas yang berbeda. Jadi, kamu bisa memilih penginapan mana yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

3. Adanya mobil ambulance

Dari sumber yang kami dapatkan, pengelola Pantai Pandawa menyediakan fasilitas mobil ambulance. Fasilitas ini cukup menarik mengingat tidak semua pantai menyediakan layanan ini.

Di sisi lain, adanya mobil ambulance, membuat seseorang (pasien) bisa mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat. Untuk penggunaan ambulance tersebut, misalnya apakah ada syarat dan ketentuannya, kamu bisa langsung bertanya ke pengelola.  

4. Punya wahana dan olahraga yang seru

Pantai Pandawa memiliki kondisi landscape yang cocok untuk berbagai macam aktivitas, mulai dari olahraga air hingga udara, seperti:

  • Banana boat.
  • Paragliding.
  • Perahu kano.
  • Snorkeling.
  • Surfing.

Dengan aktivitas tersebut, kamu tidak akan bosan saat berlibur di Pantai Pandawa. Tenang saja, di Pantai Pandawa ada layanan sewa perlengkapannya termasuk life jacket. Bahkan, untuk paragliding, ada instruktur pendamping yang profesional yang bisa mendampingi kamu terbang.

Jadi, kamu tak perlu khawatir jika tidak punya perlengkapan atau tidak punya skill untuk melakukan aktivitas tersebut.

5. Punya landscape yang indah

Pantai Pandawa terkenal dengan pasir putih halus dan air laut yang jernih. Kamu bisa memanjakan mata sambil menikmati sepoi angina yang menenangkan.

Tidak hanya itu, Pantai Pandawa juga memiliki tebing kapur yang menjadi salah satu spot foto favorit. Tebing kapur ini mengapit kanan kiri jalan yang menuju ke Pantai Pandawa dan terlihat seakan membingkai pantai dengan cantik. Uniknya, di tebing kapur tersebut terdapat Patung Pandawa yang merupakan karya seni dari pematung asli Bali.

Karena hal tersebut, sayang sekali kalau kamu melewatkan keindahan landscape Pantai Pandawa dan mengabadikan dalam jepretan kamera.

5 kekurangan Pantai Pandawa

Pantai Pandawa memang memiliki banyak keunggulan yang akan membuat kamu betah untuk liburan di sini. Akan tetapi, pantai di Kuta Selatan ini juga punya beberapa kekurangan yang mungkin akan membuat kamu ingin segera pulang.

5 kekurangan tersebut, di antaranya:

1. Tidak bisa seenaknya berkemah

Kamu suka kemah? Di Pantai Pandawa kamu bisa camping terutama bersama dengan rombongan. Akan tetapi, kamu tidak bisa sembarangan berkemah.

Untuk melakukan aktivitas seperti kemah hingga gala dinner di Pantai Pandawa, kamu harus koordinasi terlebih dahulu dengan pengelola. Apalagi, di sekitar Pantai Pandawa sudah banyak penginapan yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.

Jadi, jangan lupa ya, harus konfirmasi dulu!

2. Jauh dari pusat kota

Bukan hidden gem namanya kalau mudah ditemukan dan itu berlaku juga untuk Pantai Pandawa. Pantai ini memang tidak jauh dari kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Akan tetapi, lokasi Pantai Pandawa cukup jauh dari pusat kota.

Butuh waktu sekitar 52 menit dari kota Denpasar untuk sampai ke Pantai Pandawa. Itupun jika kamu mengambil rute jalan tol dengan kondisi jalanan yang lancar. Rata-rata, kamu butuh waktu sekitar 1 jam lebih untuk bisa menikmati keindahan Pantai Pandawa.

Belum lagi jalanan yang  agak menanjak yang harus kamu lewati sebelum sampai di Pantai Pandawa. Karena itu, sebelum ke Pantai Pandawa, kamu harus memastikan dulu kendaraan dan tubuh kamu dalam kondisi baik.

3. Pengunjung yang terlalu ramai saat peak season

Sejak tahun 2017, Pantai Pandawa semakin dikenal oleh wisatawan baik dari dalam ataupun luar negeri. Tak heran, ketika peak season, misalnya saat lebaran, pantai di Kuta Selatan ini ramai pengunjung.

Kamu mungkin tak berdesak-desakan, tapi, dengan pengunjung pantai yang membludak tentu akan membuat kamu tidak nyaman. Apalagi, kamu ke Pantai Pandawa dengan tujuan ingin refreshing. Karena itu, kamu menghindari masa peak season jika kamu ingin berlibur di Pantai Pandawa.

4. Banyak rumput laut di bibir pantai

Seperti yang kamu tahu, Pantai Pandawa merupakan tempat budi daya rumput laut. Kamu bisa dengan mudah menemukan rumput laut dan tempat budi dayanya. Sayangnya, terlalu banyak rumput laut di bibir pantai memberikan kesan yang kotor. Alhasil, kamu akan merasa tidak nyaman dan ingin cepat-cepat pulang.

5. PKL yang tidak tertata rapi dan cuaca menyengat

Di Pantai Pandawa, kamu sudah bisa menemukan tempat yang menjual makanan dan minuman dengan mudah. Sayangnya, terlalu banyak PKL yang tidak tertata rapi membuat pemandangan Pantai Pandawa menjadi kurang sedap dipandang. Tidak hanya itu, kamu pun susah untuk duduk dan menikmati landscape pantai terutama saat peak season.

Selain PKL yang tak tertata rapi, kondisi cuaca dengan panas yang menyengat membuat kamu ingin segera pulang. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan sunblock atau datang saat menjelang sore.

Kesimpulan

Pantai Pandawa beranjak dari hidden gem menjadi salah satu pantai yang perlu kamu kunjungi saat ke Bali terutama di wilayah Kuta Selatan. Kamu bisa menikmati berbagai macam aktivitas menarik seperti bermain kano, paragliding hingga sekedar menikmati sunset. Akan tetapi, kamu perlu memperhatikan waktu kunjung, kendaraan, dan kondisi tubuh kamu agar kamu bisa refreshing dengan lebih nyaman.

So, semoga informasi ini membantu dan selamat liburan ya!

You May Also Like

About the Author: Mandira